Senin, 24 Agustus 2015

Rumah Nyaman Merupakan Investasi Yang Menguntungkan

Rumah mempunyai fungsi yang begitu banyak, diantaranya adalah sebagai tempat hunian atau tempat tinggal, beristirahat, menyimpan kekayaan, berkumpul dengan keluarga, tempat usaha, dan banyak fungsi lainnya. Kalau jaman dulu rumah lebih difungsikan sebagai tempat untuk berlindung dari terik matahari, hujan, dan binatang buas.
Seiring dengan perkembangan jaman, rumah juga mempunyai tambahan fungsi, yaitu sebagai investasi bagi masa depan yang bisa dibilang sangat menjanjikan. Namun, perlu diingat pula bahwa tidak semua rumah mempunyai nilai investasi yang sama, bisa jadi rumah nyaman untuk dihuni namun tidak prospektif untuk dijadikan investasi, atau malah sebaliknya, rumah yang prospektif untuk investasi namun tidak nyaman untuk tempat tinggal.

Membeli rumah tentunya bertujuan untuk ditempati dalam jangka yang lama, mungkin hingga anak cucu kelak. Oleh karenanya, butuh kejelian dan ketelitian saat membeli rumah agar dapat mendapatkan rumah yang nyaman dan memberikan keuntungan investasi. Karena rumah yang nyaman dan prospektif untuk investasi tentunya akan dilirik banyak orang.

Ada banyak hal yang mungkin bisa berpengaruh terhadap nyaman tidaknya sebuah rumah, misalnya: kondisi lingkungan yang sejuk, hawa segar, bebas banjir, tidak rawan longsor, adanya jaringan listrik, air bersih 24 jam, jaringan komunikasi, jaminan keamanan. Sedangkan faktor strategis rumah diantaranya: dekat sentra pendidikan, dekat pusat ekonomi, dekat perkantoran, dekat rumah sakit, dekat tempat sosial lainnya.

Tinggi rendahnya harga biasanya dipengaruhi oleh lokasi rumah, semakin strategis akan semakin tinggi harga rumah jika dibandingkan dengan rumah yang kurang strategis. Dengan kata lain, rumah yang strategis dan area lingkungan yang terus berkembang akan menjadi investasi yang menguntungkan, tentu saja didukung oleh faktor kenyaman rumah juga. Tapi, pastinya tak akan rugi memilih properti sebagai investasi.

Baca juga amalan pelet ampuh

Cara Menghitung Volume Dan RAB Pasangan Pondasi Batu Kali

Bagi Anda yang akan menghitung pondasi, berikut ini contoh cara menghitung volume dan RAB pasangan pondasi batu kali. Langkah-langkahnya hampir sama, pertama kali yang harus kita hitung adalah volume pondasi yang akan kita bangun.

Contoh perhitungan volume pondasi:
Panjang Pondasi=10 meter
Lebar atas pondasi= 25 cm
Lebar bawah= 50 cm
Ketinggian pondasi =60 cm
Volume pondasi per meter= (0,25+0,5)/2x0,6x1=0,225 m3
Jika panjang total pondasi adalah 10 meter, maka kebutuhan totalnya adalah: 0,225x10=2,25 m3
(lihat gambar)
Setelah ketemu volume, sekarang kita hitung kebutuhan bahan dan biaya untuk pekerjaan pondasi tersebut. DI bawah ini adalah contoh perhitungan RAB pasangan pondasi batu kali 1 pc:5 ps (1 semen : 5 pasir)

Koefisien (A)Satuan (B)Bahan & Tenaga (C)Kebutuhan bahan & tenaga untuk 2,25 m3 (=Ax2,25) (D)Harga Bahan & Upah (E)Biaya (=DxE) (F)
Bahan
1,200 m3Batu Belah 15/202,70093.750,00 253.125,00
136,000 KgPortland Sement306,0001.312,50 401.625,00
0,544 m3Pasir Pasang1,224125.000,00 153.000,00
Upah
1,500 OHPekerja3,37530.000,00 101.250,00
0,600 OHTukang Batu1,35042.500,00 57.375,00
0,060 OHKepala Tukang0,13545.000,00 6.075,00
0,075 OHMandor0,16940.000,00 6.750,00
Jumlah Total979.200,00
Dari perhitungan di atas bisa kita peroleh biaya untuk membuat pondasi dengan volume 2,25 m3 adalah Rp. 979,200,-. Pada gambar di atas hanya sebuah contoh, bentuk dan ukuran pondasi tentunya berbeda-beda, tergantung dari kebutuhan konstruksi. Intinya, berapapun nanti ketemunya volume pondasi, analisa RAB sama seperti diatas, tinggal dikalikan dengan harga yang ada di pasaran, karena harga yang tertera di atas hanyalah sebuah contoh dan tidak baku.

Demikian contoh perhitungan pondasi batu kali, semoga bermanfaat.

Notes: RAB meggunakan analisa SNI 2010
Baca juga pelet ampuh tanpa puasa mudah

Cara Menghitung Volume Dan RAB Kebutuhan Pasangan Dinding Bata

Untuk persiapan membangun, biasanya diperlukan perhitungan terlebih dahulu agar nantinya bisa memperkirakan biaya yang di butuhkan. Bagi masyarakat awam, tentunya belum terbiasa dengan perhitungan atau analisa teknis, sehingga terkadang butuh bantuan pihak ke-3 atau tenaga profesional.
Berikut ini contoh cara perhitungan volume dan juga analisa cara penghitungan kebutuhan bahan dan biaya (RAB) untuk pekerjaan pasangan bata:

Perhitungan 1 m2 Pasangan 1/2 Bata Merah 1:5

KoefisienSatuanBahan & TenagaHarga Bahan & UpahJumlah
Bahan
70,0000 bhBata merah425,00 29.750,00
9,6800 kgP C/semen (50 kg)1.312,50 12.705,00
0,0450 m3Pasir pasang125.000,00 5.625,00
Upah
0,3200 HOKPekerja30.000,00 9.600,00
0,1000 HOKTukang batu42.500,00 4.250,00
0,0100 HOKKepala tukang batu45.000,00 450,00
0,0150 HOKMandor40.000,00 600,00
Jumlah62.980,00

Dari perhitungan di atas, di ketahui bahwa harga total untuk menyelesaikan pekerjaan 1 m2 pasangan 1/2 bata dengan campuran 1:5 (1 semen : 5 pasir) adalah Rp. 62.980,-. Untuk menghitung kebutuhan total, kita perlu menghitung volume total yang akan di bangun. Untuk menghitung volume total saya pikir tidak terlalu sulit, karena kita tinggal menghitung dengan rumus panjangxlebar. Misalnya seperti ini:

Panjang yang akan di bangun=10 m, lebar/tinggi=3 m, jadi kebutuhan total=30 m2.

Untuk mengitung jumlah bahan dan kebutuhan biayanya, tinggal kita kalikan volume dengan koefisien dikalikan dengan harga bahan dan upah:

KoefisienSatuanBahan & TenagaKebutuhan bahan & tenaga(B) Harga Bahan & UpahJumlah
Bahan
70,0000 bhBata merah2.100,00 425,00 892.500,00
9,6800 kgP C/semen (50 kg)290,40 1.312,50 381.150,00
0,0450 m3Pasir pasang1,35 125.000,00 168.750,00
Upah
0,3200 HOKPekerja9,60 30.000,00 288.000,00
0,1000 HOKTukang batu3,00 42.500,00 127.500,00
0,0100 HOKKepala tukang batu0,30 45.000,00 13.500,00
0,0150 HOKMandor0,45 40.000,00 18.000,00
Jumlah Total1.889.400,00

Dari perhitungan di atas diperoleh biaya total untuk menyelesaikan pasangan bata 30 m2 dibutuhkan biaya Rp. 1.889.400,-. Angka di kolom kebutuhan bahan dan tenaga (B) di peroleh dari perkalian antara koefisien dengan volume pasangan bata. Harga material dan upah pekerja yang tertera di atas hanya sebuah contoh dan tidak baku, kita bisa menyesuaikan dengan harga material dan upah yang ada di daerah kita.

Demikian contoh perhitungan pasangan 1/2 bata dengan campuran adukan 1 pc:5ps, semoga bermanfaat. Terimakasih

Notes: Analisa RAB menggunakan analisa SNI 2010


Baca juga cara melet wanita dengan cepat

Analisa RAB Pasang Lantai Ubin PC Abu-abu Uk. 20 x 20 cm

Pada postingan saya yang dulu pernah saya mencontohkan cara menghitun RAB untuk pasangan lantai keramik ukuran 30x30, dan kali ini saya mencoba berbagi ilmu tentang cara menghitung RAB atau kebutuhan biaya untuk pasangan lantai ubin abu-abu ukuran 20x20 cm.
Sebelum menghitung biaya, tentunya kita harus mengetahui dulu berapa kebutuhan volume atau luasan lantai yang ada. Saya kira ini tak sulit karena tinggal mengalikan panjang (p) dengan lebar (l) lantai. Untuk contoh, misalkan panjang ruangan 5 meter dengan lebar 5 meter, maka kebutuhan atau volume lantai tersebut adalah 25 m2.

Berikut ini analisa RAB dengan acuan SNI 2010 untuk kebutuhan 1 m2 pasangan lantai ubin PC abu-abu ukuran 20x20 cm:

Koefisien SatuanBahan/Tenaga KerjaHarga SatuanJumlah
26,5000 BuahUbin Abu-abu 20x20 cm1.000,0026.500,00
10,4000 KgPortland Semen1.350,0014.040,00
0,0135 m3Pasir Pasang125.000,001.687,50
0,2700 OHPekerja30.000,008.100,00
0,1300 OHTukang Batu42.500,005.525,00
0,0130 OHKepala Tukang45.000,00585,00
0,0140 OHMandor40.000,00560,00
Jumlah Total56.997,50
Dari tabel perhitungan diatas diperoleh hasil kebutuhan harga untuk 1 m2 pasangan lantai ubin PC abu-abu ukuran 20x20 cm adalah Rp. 56.997,5,-. Perlu diingat, harga satuan bahan dan upah tenaga kerja yang digunakan diatas hanya contoh dan tidak baku. Untuk menghitung kebutuhan riil perlu disesuaikan dengan harga satuan bahan dan upah yang berlaku diwilayah kita. Bisa juga kita mengurangi atau menekan anggaran biaya dengan tidak menggunakan mandor dan kepala tukang.

Untuk menghitung kebutuhan total pekerjaan, tinggal mengalikan harga 1 m2 pasangan dengan jumlah volume kebutuhan total kita. Misal volume 25 m2, maka hasilnya adalah 25x56.997,5= Rp. 1.424.937,50. Bagaimana, mudah bukan?.

Baca juga pengasihan tanpa puasa ampuh

Kelengkapan Kamar Mandi dan Kegunaannya

Kamar mandi merupakan salah satu kebutuhan penting bagi manusia, oleh karenya sebisa mungkin dalam melakukan perencanaan kamar mandi memperhitungkan kenyamanan dan standar kelayakan. Ada beberapa bagian atau item yang perlu diperhatikan dalam kelengkapan kamar mandi, misalnya: atap, dinding, pintu, bak air, lantai, ventilasi dan penerangan.
Kenapa harus memperhatikan hal-hal tersebut?, karena memang sebisa mungkin kamar mandi dibuat nyaman dan sesuai standar kelayakan. Untuk masing-masing kelengkapan tersebut memiliki kegunaan sebagai berikut:
  • Atap, dinding dan pintu, berguna untuk melindungi pemakai dari cuaca (panas, hujan, angin) dan menjaga dari pandangan orang.
  • Untuk kamar mandi yang tidak dilengkapi pintu, jalan masuk ke kamar mandi dibuat sedemikian rupa agar tidak terlihat langsung dari luar.
  • Lantai kamar mandi berguna untuk untuk mencegah air bekas mandi tidak langsung meresap ke tanah dan untuk menjaga kebersihan kamar mandi.
  • Bak air, berguna untuk menampung air bagi keperluan pemakaian.
  • Ventilasi dan penerangan, berguna untuk menjamin udara bersih masuk dan penerangan yang cukup secara alamiah, sehingga udara tetap segar dan tidak bau/pengap.
Demikian beberapa kelengkapan yang sebisa mungkin tersedia di kamar mandi agar nantinya kamar mandi bisa nyaman di gunakan serta bisa memberikan rasa 'aman' bagi penggunanya. Barangkali masih ada kelengkapan lain yang belum tersebutkan diatas, namun apa yang sudah tersebut diatas merupakan kelengkapan pokok yang hasrusnya sudah masuk dalam perencanaan awal pembuatan kamar mandi. Semoga bermanfat.

Baca juga pelet cinta jarak jauh ampuh

Tips Pengecatan Ulang Dinding

Dinding merupakan elemen penting dalam sebuah rumah, selain untuk kekuatan konstruksi, dinding juga dapat menambah kenyaman, dengan pengecatan yang sesuai dengan selera pemilik rumah, maka kondisi dinding yang bersih dan indah dapat memberikan kenyamanan bagi yang menempati rumah tersebut.

Namun, terkadang timbul rasa bosan pada warna cat dinding yang ada sehingga ingin mengecat ulang atau mengganti dengan warna yang lain. Atau mungkin untuk cat yang usianya sudah lama akan mengalami kerusakan karena usia maupun karena cuaca dan faktor lain, oleh karenanya perlu penyegaran atau perbaikan pada cat dinding agar dapat memberi rasa nyaman.

Untuk melakukan pengecatan ulang pada dinding, ada beberapa tips yang pernah saya baca di sebuah koran, diantaranya adalah:
  • Bersihkan dinding dari segala kotoran dan debu dengan menggunakan sikat
  • Setelah dibersihkan, cuci dinding dengan air yang bersih
  • Bila kondisi dinding sudah berjamur atau mengelupas, sebaiknya gunakan Polibest Paint Remover dengan cara dikuaskan pada tembok yang berjamur atau mengelupas. Bila sudah, kerok dinding untuk membersihkannya.
  • Dinding yang sudah bersih dan kering siap di cat
Demikian beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk pengecatan ulang dinding, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Baca juga ajian pengasihan ampuh